SITI
HUROIROHMATIN SPd
Kepala
Sekolah / Guru TK Al Furqon Srowo Sidayu Gresik
Dalam mengembangkan pendidikan kita harus mampu
bertahan dan berkembang dengan melewati suka duka hingga dewasa, cerdas,
bijaksana dan mampu menghadirkan pemikiran yang inovasi.
Proses pengembangan dan pembentukan kemampuan dan
prilaku manusia baik secara intelektual maupun emosional melalui kegiatan
bimbingan, pengajaran atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang
sangat diperlukan.
Untuk mengembangkan pendidikan
pengetahuan,ketrampilan dan perubahan perilaku pendidik yang bermuara pada
meningkatnya mutu pendidikan Indonesia harus dilakukan secara komprehensif.
Dulu orang belajar agama sebagai modal, untuk
mempelajari ilmu lainnya. Sekarang orang malas belajar ilmu lainnya, maunya
belajar agama saja. Dulu para siswa diajarkan untuk harus belajar giat dan
berdo’a untuk bisa menempuh ujian. Sekarang siswa malas belajar, tapi sesaat
sebelum ujian,berdo’a paling kencang, karena diajarkan pemimpin agamanya untuk
berdo’a sebelum lulus.
Kita semua pasti pernah merasakan
lezatnya,pedasnya,manisnya dan gurihnya belajar. Di saat kita tidak sedang
menjelajah petualangan rasa yang ajaib, keringat dan hawa panas menguar dari
kepala dan telinga. Itulah hebatnya belajar jika tak dengan hati
Jangan takut dengan kegagalan, jangan takut dengan
tidak punya pekerjaan, menganggur dll. Sepanjang kita memang sungguh-sungguh,
tahan banting,kita bisa menjadi yang terbaik sesuai dengan keahliannya.
Setinggi
apapun jabatan di pundak, maka sejatinya tetap saja suruhan orang lain. Punya
atasan, hidup kita laksana siklus dari detik ke menit,dari jam ke hari,dari
minggu ke bulan dan dari bulan ke bulan.
Pengembangan pendidikan sekolah yang punya inovasi
pengelolaannya tentu sekolah tersebut mempunyai
guru yang positif. Profesi guru tidak sederhana, penuh tantangan,dan hanya
orang-orang tertentu saja yang bisa menikmatinya.
Guru yang punya pemikiran inovatif adalah guru yang
punya pengembangan dan pola pikir positif. Tidak berhenti untuk belajar. Tidak
sombong, cepat beradaptasi, dapat berubah sesuai dengan keadaan, mampu
menghasilkan kualitas belajar, dan tidak menyalahkan orang lain karena beda
teori.
Dalam mengajar guru harus mempunyau satu tujuan,
yaitu semua peserta didik bahagia. Untuk itu, guru boleh berkreasi dan inovasi
menemukan strateginya. Pendidik punya tugas membantu mengenali dan
mengembangkan potensi yang sesuai minat dan bakatnya anak didik yang menonjol
untuk meraih yang anggan dalam hidupnya.
Dalam mengembangkan pendidikan di sekolah. Tidak
heran jika banyak lembaga yang berperan lebih dalam memperbaiki kondisi anak
didik di masyarakat. Kita mulai melirik dan menatap ulang tawaran pendidikan
yang tidak fokus pada asah otak, kecerdasan dan kemampuan lainnya. Tetapi juga
lebih memunculkan sentuhan moralitas, karakter.
Sekolah berkarakter, sekolah berbasis umum dan agama
mulai banyak dilirik pada orang tua. Sekolah yang berinovasi. Mengambil gagasan
dari sekolah yang berupaya serius untuk mengintegrasikan sebuah sekolah yang
sukses dan bahagia.
Pengembangan pendidikan sekolah yang punya inovasi
pengelolaannya mampu mengupayakan agar anak cerdas, sehat, dan bahagia. Pendidikan
semacam tukang kebun yang melakukan tindakan supaya pohon tumbuh dengan sempurna.
Yang dilakukan dengan membajak tanah untuk persiapan
menanam benih.menyemai benih sedemikian rupa supaya mendapat sinar matahari dan
udara yang cukup, lalu menyiram dan memupuk dengan tepat waktu.
Jika guru mempunyai bakat alamnya, lalu menempati
tempat yang tepat,maka untuk menjadi ahli dan sukses akan didapatkan. Biarkan
pendidikan awal menjadi sesuatu yang menyenangkan, sehingga mudah menemukan
bakat anak didik yang sangat mengembirakan.
Sekolah yang punya inovasi punya tujuan untuk
mencapai dua ketrampilan yaitu : ketrampilan tradisi dan ketrampilan mencapai
kebahagiaan.
Dalam melakukan ketrampilan tradisi di TK Al Furqon
Srowo Sidayu Gresik mengadakan ekstrakurikuler pramuka pra siaga yang diikuti
oleh semua anak didik usia 4-5 tahun dan usia 5-6 tahun. Mereka melakukan
dengan sangat bergembira.
Untuk mengembangkan karakter anak didik. Perlu
diingat bahwa kegiatan ekstrakurikuler yang dipilih butuh disesuaikan dengan
kondisi yang ada di sekolah atau lingkungannya. Pendidikan karakter didasari
sebagai salah satu cara untuk membangaun bangsa yang bermartabat.
Sekolah yang mengembangkan dan membangun karakter
termasuk kegiatan ekstrakurikuler pramuka pra siaga memegang peran penting
dalam membangun karakter. Karena pengembangan anak didik sesuai dengan
nilai-nilai etis dan utama. Diajarkan secara terencana dan eksplisit bukan cara
terselubung.
Kegiatan
ekstrakurikuler ini teratur dan terarah. Dilakukan dalam bentuk program yang
terencana dan diterapkan secara konsisten serta terus menerus berkesinambungan
dan terintegrasi satu sama lain.
Kegiatan latihan pramuka pra siaga dilakukan dengan
cara : Belajar sambil melakukan, sitem beregu, kegiatan di alam terbuka,
kiasan dasar, sistem satuan terpisah, sistem tanda kecakapan,kemitraan dengan
orang dewasa.
Belajar sambil melakukan untuk memberikan kesempatan
kepada anak didik berkreasi, berinovasi, berdemonstrasi, bereksperimen,
membantu mengembangkan diri baik mental dan spiritual. Sistem beregu
memberdayakan kecenderungan untuk menciptakan suasana lingkungan sebagai alat untuk menyalurkan pengaruh
kearah yang baik.
Kegiatan di alam terbuka akan berlatih untuk
mendapat tantangan dan menarik minat karena menumbuhkan kreatifitas,menambah
pengalaman,ketrampilan dan kecakapan. Kegiatan ini sangat efektif untuk
mendekatkan kepada Allah SWT.
Kiasan dasar dapat melatih anak didik untuk
menjalankan kewajiban kepada Allah SWT dan berbuat baik kepada semua
makhlukNya, saling menyayangi, kejujuran, rela berkorban. Sistem satuan
terpisah lebih berefektif dalam berlatih sesuai dengan kodratnya jika perempuan
bersifat lembut dan punya sifat keberanian yang gagah dan perkasa.
Sistem tanda kecakapan untuk mendorong anak didik
berusaha memperoleh ketrampilan yang berguna bagi kehidupan diri dan
masyarakat. Kemitraan dengan orang dewasa akan mendapat bimbingan dan punya
tanggung jawab yang dapat mengevaluasi dirinya sendiri.
Kegiatan latihan pramuka pra siaga sangatlah
senang karena anak usia TK dapat membedakan atribut Pramuka seperti baju
pramuka, hasduk, kabaret, sangkur, juga mengenal kebutuhan kepramukaan seperti
bendera pramuka, bapak Boden Powel, gambar tunas kelapa,bendera simapor dan
lainnya. Semangat guru yang berinovasi akan menambah semangat anak untuk
berkreasi. Guru mampu berbagi bersama insan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar