Sabtu, 02 Juni 2018

CAHAYA MUTIARAKU



SITI HUROIROHMATIN SPd
Kepala Sekolah / Guru TK Al Furqon Srowo Sidayu Gresik

Dalam mengembangkan pendidikan kita harus mampu bertahan dan berkembang dengan melewati suka duka hingga dewasa, cerdas, bijaksana dan mampu menghadirkan pemikiran yang inovasi.
Proses pengembangan dan pembentukan kemampuan dan prilaku manusia baik secara intelektual maupun emosional melalui kegiatan bimbingan, pengajaran atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang sangat diperlukan.
Untuk mengembangkan pendidikan pengetahuan,ketrampilan dan perubahan perilaku pendidik yang bermuara pada meningkatnya mutu pendidikan Indonesia harus dilakukan secara komprehensif.
Dulu orang belajar agama sebagai modal, untuk mempelajari ilmu lainnya. Sekarang orang malas belajar ilmu lainnya, maunya belajar agama saja. Dulu para siswa diajarkan untuk harus belajar giat dan berdo’a untuk bisa menempuh ujian. Sekarang siswa malas belajar, tapi sesaat sebelum ujian,berdo’a paling kencang, karena diajarkan pemimpin agamanya untuk berdo’a sebelum lulus.
Kita semua pasti pernah merasakan lezatnya,pedasnya,manisnya dan gurihnya belajar. Di saat kita tidak sedang menjelajah petualangan rasa yang ajaib, keringat dan hawa panas menguar dari kepala dan telinga. Itulah hebatnya belajar jika tak dengan hati
Jangan takut dengan kegagalan, jangan takut dengan tidak punya pekerjaan, menganggur dll. Sepanjang kita memang sungguh-sungguh, tahan banting,kita bisa menjadi yang terbaik sesuai dengan keahliannya.
 Setinggi apapun jabatan di pundak, maka sejatinya tetap saja suruhan orang lain. Punya atasan, hidup kita laksana siklus dari detik ke menit,dari jam ke hari,dari minggu ke bulan dan dari bulan ke bulan.
Pengembangan pendidikan sekolah yang punya inovasi pengelolaannya tentu sekolah tersebut mempunyai guru yang positif. Profesi guru tidak sederhana, penuh tantangan,dan hanya orang-orang tertentu saja yang bisa menikmatinya.
Guru yang punya pemikiran inovatif adalah guru yang punya pengembangan dan pola pikir positif. Tidak berhenti untuk belajar. Tidak sombong, cepat beradaptasi, dapat berubah sesuai dengan keadaan, mampu menghasilkan kualitas belajar, dan tidak menyalahkan orang lain karena beda teori.
Dalam mengajar guru harus mempunyau satu tujuan, yaitu semua peserta didik bahagia. Untuk itu, guru boleh berkreasi dan inovasi menemukan strateginya. Pendidik punya tugas membantu mengenali dan mengembangkan potensi yang sesuai minat dan bakatnya anak didik yang menonjol untuk meraih yang anggan dalam hidupnya.
Dalam mengembangkan pendidikan di sekolah. Tidak heran jika banyak lembaga yang berperan lebih dalam memperbaiki kondisi anak didik di masyarakat. Kita mulai melirik dan menatap ulang tawaran pendidikan yang tidak fokus pada asah otak, kecerdasan dan kemampuan lainnya. Tetapi juga lebih memunculkan sentuhan moralitas, karakter.
Sekolah berkarakter, sekolah berbasis umum dan agama mulai banyak dilirik pada orang tua. Sekolah yang berinovasi. Mengambil gagasan dari sekolah yang berupaya serius untuk mengintegrasikan sebuah sekolah yang sukses dan bahagia.
Pengembangan pendidikan sekolah yang punya inovasi pengelolaannya mampu mengupayakan agar anak cerdas, sehat, dan bahagia. Pendidikan semacam tukang kebun yang melakukan tindakan supaya pohon tumbuh dengan sempurna.
Yang dilakukan dengan membajak tanah untuk persiapan menanam benih.menyemai benih sedemikian rupa supaya mendapat sinar matahari dan udara yang cukup, lalu menyiram dan memupuk dengan tepat waktu.
Jika guru mempunyai bakat alamnya, lalu menempati tempat yang tepat,maka untuk menjadi ahli dan sukses akan didapatkan. Biarkan pendidikan awal menjadi sesuatu yang menyenangkan, sehingga mudah menemukan bakat anak didik yang sangat mengembirakan.
  Sekolah yang punya inovasi punya tujuan untuk mencapai dua ketrampilan yaitu : ketrampilan tradisi dan ketrampilan mencapai kebahagiaan.
Dalam melakukan ketrampilan tradisi di TK Al Furqon Srowo Sidayu Gresik mengadakan ekstrakurikuler pramuka pra siaga yang diikuti oleh semua anak didik usia 4-5 tahun dan usia 5-6 tahun. Mereka melakukan dengan sangat bergembira.
Untuk mengembangkan karakter anak didik. Perlu diingat bahwa kegiatan ekstrakurikuler yang dipilih butuh disesuaikan dengan kondisi yang ada di sekolah atau lingkungannya. Pendidikan karakter didasari sebagai salah satu cara untuk membangaun bangsa yang bermartabat.
Sekolah yang mengembangkan dan membangun karakter termasuk kegiatan ekstrakurikuler pramuka pra siaga memegang peran penting dalam membangun karakter. Karena pengembangan anak didik sesuai dengan nilai-nilai etis dan utama. Diajarkan secara terencana dan eksplisit bukan cara terselubung.
 Kegiatan ekstrakurikuler ini teratur dan terarah. Dilakukan dalam bentuk program yang terencana dan diterapkan secara konsisten serta terus menerus berkesinambungan dan terintegrasi satu sama lain.
Kegiatan latihan pramuka pra siaga dilakukan dengan cara : Belajar sambil melakukan, sitem beregu, kegiatan di alam terbuka, kiasan dasar, sistem satuan terpisah, sistem tanda kecakapan,kemitraan dengan orang dewasa.
Belajar sambil melakukan untuk memberikan kesempatan kepada anak didik berkreasi, berinovasi, berdemonstrasi, bereksperimen, membantu mengembangkan diri baik mental dan spiritual. Sistem beregu memberdayakan kecenderungan untuk menciptakan suasana lingkungan  sebagai alat untuk menyalurkan pengaruh kearah yang baik.
Kegiatan di alam terbuka akan berlatih untuk mendapat tantangan dan menarik minat karena menumbuhkan kreatifitas,menambah pengalaman,ketrampilan dan kecakapan. Kegiatan ini sangat efektif untuk mendekatkan kepada Allah SWT.
Kiasan dasar dapat melatih anak didik untuk menjalankan kewajiban kepada Allah SWT dan berbuat baik kepada semua makhlukNya, saling menyayangi, kejujuran, rela berkorban. Sistem satuan terpisah lebih berefektif dalam berlatih sesuai dengan kodratnya jika perempuan bersifat lembut dan punya sifat keberanian yang gagah dan perkasa.
Sistem tanda kecakapan untuk mendorong anak didik berusaha memperoleh ketrampilan yang berguna bagi kehidupan diri dan masyarakat. Kemitraan dengan orang dewasa akan mendapat bimbingan dan punya tanggung jawab yang dapat mengevaluasi dirinya sendiri.
Kegiatan latihan pramuka pra siaga sangatlah senang karena anak usia TK dapat membedakan atribut Pramuka seperti baju pramuka, hasduk, kabaret, sangkur, juga mengenal kebutuhan kepramukaan seperti bendera pramuka, bapak Boden Powel, gambar tunas kelapa,bendera simapor dan lainnya. Semangat guru yang berinovasi akan menambah semangat anak untuk berkreasi. Guru mampu berbagi bersama insan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Formulir Pendaftaran SAGUSABLOG

Silahkan isi formulir ini : https://goo.gl/forms/lLxvwrli7s8pP2Q13